Zat gizi merupakan zat-zat yang berasal dari makanan dan minuman yang dikonsumsi anak sehari-hari. Zat tersebut sangat dibutuhkan agar tubuh anak bisa tumbuh dan berkembang dengan baik dan menjadi sehat, bugar, cerdas, dan berprestasi.
Makanan yang bergizi seimbang merupakan susunan makanan sehari-hari yang mengandung zat-zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh anak.
Makanan bergizi seimbang harus mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan serat yang digambarkan dalam Tumpeng Gizi Seimbang.
Agar pertumbuhan optimal, maka makanan yang dikonsumsi harus bergizi seimbang.
Berdasarkan fungsinya, zat gizi dikelompokkan menjadi 3, yaitu zat tenaga, zat pembangun, dan zat pengatur. Ketiga fungsi zat ini lebih sering disebut dengan "TRIGUNA MAKANAN".
1. ZAT TENAGA
Adalah zat gizi yang dibutuhkan anak untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Karbohidrat dan lemak merupakan makanan sumber tenaga.
Sumber utama karbohidrat : nasi, kentang, singkong, ubi, gandum, dan sagu.
Sumber utama lemak : minyak, margarin, mentega, kacang-kacangan, dan kelapa.
Konsumsi zat tenaga untuk memenuhi kebutuhan tubuh yang dianjurkan adalah 3-8 porsi sehari.
2. ZAT PEMBANGUN
Adalah zat gizi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang dan mengganti sel-sel yang rusak. Protein merupakan zat pembangun, yang terdiri dari protein hewani dan protein nabati.
Sumber utama protein hewani : ikan, ayam, telur, daging, dan susu.
Sumber utama protein nabati : tahu, tempe, kacang tanah, kacang hijau, dan kacang kedelai.
Konsumsi zat pembangun untuk memenuhi kebutuhan tubuh yang dianjurkan adalah 2-3 porsi sehari.
3. ZAT PENGATUR
Adalah zat gizi yang berguna untuk mengatur proses metabolisme di dalam tubuh. Zat gizi ini terdiri dari vitamin dan mineral.
Zat pengatur ini disebut juga sebagai co-enzim karena banyak mengandung serat. Makanan yang mengandung serat ini sangat dianjurkan supaya BAB lancar dan teratur.
Sumber utama vitamin dan mineral :
- Sayuran : wortel, bayam kangkung, daun singkong, sawi.
- Buah-buahan : pepaya, pisang, jeruk, jambu, mangga.
Konsumsi zat pengatur untuk memenuhi kebutuhan tubuh yang dianjurkan adalah buah-buahan 2-3 porsi sehari, sedangkan sayuran 3-5 porsi sehari.
AIR juga diperlukan untuk proses metabolisme, pencernaan, dan pengatur suhu tubuh. Minum air putih 8 gelas sehari agar tubuh terhidrasi. Tanda-tanda kurang minum adalah mulut kering, rasa haus atau dahaga, dan jarang kencing. Pilihlah air yang sudah dimasak atau air kemasan yang jernih dan tidak ada endapan atau tidak keruh.
Garam dan gula dikonsumsi dalam jumlah sedikit. Konsumsi lemak, garam, dan gula yang berlebihan tidak dianjurkan karena akan meningkatkan resiko terkena penyakit.
Untuk mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal, dimana makanan yang dikonsumsi seimbang antara yang masuk, dibutuhkan, dan yang dikeluarkan maka kita perlu memperhatikan 4 PILAR GIZI SEIMBANG :
- Makan beraneka ragam, seimbang, dan dalam jumlah yang cukup
- Melakukan pola hidup bersih dan sehat.
- Melakukan aktivitas fisik termasuk olah raga.
- Melakukan pemantauan Tinggi Badan (TB) dan Berat Badan (BB) sesuai umur.
Untuk mendapatkan gizi seimbang, dapat dilekukan dengan mengonsumsi makanan sesuai porsi zat gizi makanan dalam "Satu Piring Sajian Makan Anak", seperti gambar dibawah ini :
Pada anak dengan BERAT BADAN KURANG, dianjurkan untuk mengonsumsi makanan dengan porsi lebih banyak.
Pada anak dengan BERAT BADAN LEBIH, tidak dianjurkan untuk melakukan diet, karena dikhawatirkan mengganggu proses tumbuh kembang anak. Anak dianjurkan untuk melakukan aktivitas fisik lebih banyak, dan bilamana diperlukan konsultasi ke dokter.


0 comments:
Post a Comment